Seiring umur pengguanaan power bank biasanya mempengaruhi ketahanan daya baterai. Masalah yang sering dihadapi adalah baterai power bank sering drop karena penggunaan power bank yang tidak tahu cara merawatnya. Biasanya baterai power bank sudah habis baru dicas. Berikut saya akan memberikan tips untuk merawat power bank agar bisa awet:
- Perhatikan jenis baterai yang diguanakan power bank. Umumnya ada 2 jenis baterai yang umum yaitu Li-ion atau Li-Po. Ciri khas baterai Li-Ion adalah lebih berat daripada Li-Po, biasanya harganya lebih mahal karena memiliki umur yang lebih panjang.
- Semua baterai berjenis lithium tidak boleh sampai benar-benar habis. Idealnya tinggal 5 – 10% baru dicas / di-charge sampai penuh.
- Jika anda berniat menyimpan power bank, pastikan kapasitasnya 40% – 60%. Jangan dihabiskan atau dipenuhkan.
- Baterai berjenis Li-Ion atau Li-Po tidak memiliki memory effect. Jadi anda tidak perlu khawatir kalau dicas / di-charge 90% maka kapasitasnya hanya 90%. Baterai yang memiliki memory effect itu jenis Ni-Cad / Ni-MH yang biasanya digunakan untuk notebook entry level.
- Power bank tidak boleh jatuh, apalagi yang kapasitasnya besar. 60% power bank yang terjatuh langsung rusak. Oleh karena itu ada baiknya anda melindungi power bank anda dengan bahan yang empuk untuk mengurangi efek benturan.
Demikian tips merawat power bank agar bisa awat. Semoga bisa membantu dan bermanfaat untuk anda.
