Cari di Blog Ini

Saturday, September 17, 2016

MENGENAL BAHASA PEMROGRAMAN C DAN C++


Mengenal Bahasa Pemrograman

Bahasa pemrograman adalah suatu kumpulan kata (perintah) yang siap digunakan untuk menulis suatu kode program sehingga kode-kode program yang kita tulis tersebut akan dapat dikenali oleh kompilator yang sesuai. Kata-kata tersebut dalam bahasa pemrograman disebut dengan keyword (reserve word). Untuk mempelajari bahasa pemrograman tertentu kita tidak harus menghafal semua keyword (kata kunci) yang ada di dalamnya, namun yang perlu kita ketahui adalah fungsi dan aturan penggunaannya.
Contoh dari beberapa keyword misalnya : int, main, for, while, do while, dsb.
Pada pembelajaran ini kita akan menggunakan salah satu bahasa pemrograman tingkat tinggi yaitu C / C++.

Penerjemah Bahasa Pemrograman

Program yang ditulis dalam bahasa pemrograman seperti C dan C++ sebenarnya tidak dimengerti oleh computer secara langsung. Sebab computer hanya mengenali kode 0 dan 1 (binary digit ). Supaya program dapat dijalankan oleh computer, program tersebut harus diterjemahkan terlebih dahulu ke dalam bahasa mesin (atau biasa disebut kode objek). Proses penerjemahannya dilakukan oleh program yang disebut Translator (penerjemah).
Translator dapat berupa : 

1. Interpreter 
Interpreter menerjemahkan instruksi selama program diminta untuk dieksekusi. Jika seseorang bermaksud menjalankan program tersebut (agar dapat dijalankan oleh computer, mula-mula kode sumber (source code atau program asli yang diitulis olem pemrogram) ditermahkan dulu ke dalam bentuk kode mesin baris perbaris instruksi. Setelah satu baris instruksi tersebut difahami oleh computer, instruksi tersebut dijalankan. Interpreter kemudian kembali memproses baris instruksi berikutnya. 

2. Kompiler 
Kompiler menerjemahkan instruksi ke dalam kode objek secara keseluruhan (untuk semua instruksi). Setelah semua instruksi diterjemahkan, instruksi yang dimengerti oleh computer dijalankan. Proses penerjemahan seperti itu disebut kompilasi. Setelah kompilasi berakhir, compiler tidak diperlukan lagi, sebab sesudah kompilasi akan terbentuk program yang dapat dijalankan secara langsung tanpa melalui translator ( executable ).

Kerangka Program dalam Bahasa C / C++

Setiap program yang ditulis dengan menggunakan bahasa C harus mempunyai fungsi utama, fungsi tersebut bernama main(). Fungsi inilah yang akan dipanggil pertama kali pada saat eksekusi program. Apabila ada fungsi lain yang dibuat, maka fungsi tersebut akan dijankan ketika dipanggil di fungsi utama. Hal ini karena bahasa C/C++ merupakan bahasa procedural yang menerapkan konsep runtutan (program dieksekusi baris-perbaris dari atas ke bawah secara berurutan).

Ada dua bentuk kerangka fungsi utama yang sering digunakan : 
1. Bentuk dengan tanpa pengembalian nilai ke system operasi (dengan menuliskan Void sebelum 
    fungsi utama ) 
    Contoh :

    void main(void)


    {

       Kode program yang akan ditulis;

    }


   Kata kunci void dalam kurung bersifat opsional, artinya bias dituliskan atau juga tidak. 

2. Bentuk dengan pengembalian nilai 0 ke system operasi (dengan menuliskan tipe data sebelum 
    fungsi utama ) 
    Contoh :

    int main(void)
   
    {

        Kode program yang akan ditulis;
        return 0;

    }

   Kata kunci void dalam kurung bersifat opsional, artinya bias dituliskan atau juga tidak.

   Fungsi return 0 pada konsep di atas adalah fungsi main() ini dapat mengembalikan nilai 0 ke system 
   operasi yang menandakan bahwa program tersebut berjalan dengan baik tanpa adanya kesalahan.

Mengenal File Header ( *.h )Program dalam Bahasa C / C++

File header adalah file dengan eksetensi h ( *.h ) yaitu file bantuan yang digunakan untuk menyimpan daftar-daftar fungsi yang akan digunakan di dalam program.

File header di dalam C/C++ misalnya adalah <stdio.h> atau <iostream.h> untuk proses masukan dan keluaran (input/output). Tidak hanya dua file header tersebut karena masih banyak file header yang disediakan oleh C/C++ untuk menangani kerword-keyword yang lain.

Di bawah ini akan digambarkan bagaimana cara penulisan file header dengan mengacu pada konsep kerangka yang sudah dijelaskan di atas :

Contoh 1 : Penggunaan input/output dengan bahasa C

#include <stdio.h>
int main()
{

printf(“Selamat Belajar Algortima dan Pemrograman \n”);
return 0;

}


Contoh 2 : Penggunaan input/output dengan bahasa C

#include <stdio.h>
void main()
{

printf(“Selamat Belajar Algortima dan Pemrograman \n”);

}

Contoh 3 : Penggunaan input/output dengan bahasa C++

#include <iostream.h>
int main()

{

cout<<“Selamat Belajar Algortima dan Pemrograman \n”;
return 0;

}

Contoh 4 : Penggunaan input/output dengan bahasa C++

#include <iostream.h>
void main()

{

cout<<“Selamat Belajar Algortima dan Pemrograman \n”;

}

Mengenal Fungsi printf() dan scanf() dalam Bahasa C

Dalam pembuatan sebuah program computer, kita tidak akan lepas dari proses masukan (input) dan keluaran (output). Dalam bahasa C perintah tersebut dikenal dengan penulisan scanf()sebagai inputan dan printf() sebagai keluaran. Untuk file header yang diperlukan adalah stdio.h.

Contoh 1 : Memasukkan sebuah nilai bertipe integer

#include <stdio.h>
int main()

{
int x;
printf(“Masukkan sebuah nilai bilangan bulat = ”);
scanf(“%d”, &x);
printf(“Nilai yang anda masukkan adalah = %d”, x );
return 0;
}

Ada kode program yang di dalamnya terdapat tanda %d, maksudnya adalah masukan tersebut membaca nilai bertipe int (format bilangan bulat) dari keyboard dan menyimpan nilai tersebut ke dalam alamat di dalam memori yang ditempati oleh variable x.

Mengenal cin>> dan cout<< dalam Bahasa C++

Sama halnya fungsi scanf() dan printf(). Fungsi cin>> dan cout<< juga berfungsi sebagai inputan dan keluaran. Yang berbeda adalah file headernya memakai <iostream.h>.

Contoh 1 : Memasukkan sebuah nilai bertipe integer

#include <iostream.h>

int main()
{
int x;
cout<< “Masukkan sebuah nilai bilangan bulat = ”;
cin>>x;
cout<<“Nilai yang anda masukkan adalah =”<< x;
return 0;
}

No comments:

Post a Comment