Sekarang ini untuk mencari ponsel dengan kamera yang bagus sudah bukan lagi hal sulit. Dari yang paling murah hingga yang termahal agar bisa menghadirkan kualitas foto terbaik. Dari beberapa ponsel android itu salah satunya adalah Vivo X50 series.
Kehadiran Vivo dengan seri X adalah salah satu seri terbaru dari vivo yang akhirnya memasuki pasar Indonesia. Untuk seri X ini sudah tersedia di tanah air dengan tiga varian, yakni Vivo X50, Vivo X50 Pro, dan Vivo X50 Pro+ dengan dibekali beberapa keunggulan yang dibawanya sehingga bisa bersaing dengan kompetitor sekelasnya.
Sumber : Vivo
Pada kesempatan kali ini yang akan dibahas adalah mengenai Vivo X50. Untuk spesifikasinya sebagai berikut :
Spesifikasi Vivo X50
- Nama: Vivo X50
- Rilis: 16 Juli 2020
- Berat: 173 gram (g)
- Material: Depan dan bodi belakang kaca, bingkai aluminium
- Jenis dan Ukuran Layar: AMOLED 6,56 inci (rasio layar ke bodi ~87,0%)
- Resolusi Layar: 1.080 x 2.376 piksel (~398 piksel per inci)
- Chipset: Qualcomm Snapdragon 730
- Prosesor: Octa-core (2×2.2 GHz Kryo 470 Gold + 6×1.8 GHz Kryo 470 Silver)
- RAM: 8 GB
- Memori Internal: 128 GB
- Kamera Belakang: 48 MP (f/1.6, lensa wide, PDAF, OIS) + 13 MP (f/2.5, lensa tele 50 mm, PDAF) + 8 MP (f/2.2, lensa ultrawide 120 derajat) + 5 MP (f/2.5, lensa makro)
- Kamera Depan: 32 MP (f/2.5, lensa wide 26 mm)
- Bluetooth: 5.1, A2DP, LE, aptX HD
- USB: USB Type-C
- Sensor: Fingerprint (under display), accelerometer, proximity, compass
- Baterai: 4.200 mAh (fast charging 33W)
Dengan adanya spesifikasi di atas tentunya memiliki beberapa kelebihan dan kekurangannya. Untuk penjelasan masing-masing kelebihan dan kekurangannya sebagai berikut :
Kelebihan Vivo X50
1. Layar Luas dan ‘Bening’
Salah satu hal paling menonjol yang dibawa oleh Vivo X50 adalah di sektor layar. Tidak hanya luas dan punya resolusi cukup tinggi, layar AMOLED-nya juga telah dibekali HDR10+. Teknologi HDR10+ sendiri biasanya hanya ada pada jajaran ponsel kelas unggulan. Ini membuat sajian layar lebih nikmat dipandang mata.
2. Refresh Rate 90 Hz
Tidak cukup dengan panel AMOLED dan teknologi HDR10+. Vivo membenamkan fitur refresh rate 90 Hertz (Hz) pada layar X50. Di mana hal ini cukup jarang ditemukan pada ponsel menengah. Fitur refresh rate 90 Hz pada layar biasanya juga hanya dimiliki oleh handphone flagship. Dengan ini, pengalaman bermain game dan bermultimedia akan jauh lebih maksimal.
3. Chipset Powerful
Sebenarnya, Vivo memberikan chipset Snapdragon 765G pada X5 di beberapa pasar di luar Indonesia. Akan tetapi, Vivo X5 hanya hadir dengan Snapdragon 730 di Tanah Air. Meski tak setangguh Snapdragon 765G, prosesor Snapdragon 730 tetaplah chipset yang memiliki performa powerful dan sangat bisa diandalkan untuk tugas sehari-hari maupun kebutuhan gaming.
4. Kamera Lengkap
Sektor kamera memang merupakan yang menjadi perhatian bagi Vivo dalam mengembangkan seri X50. Meski tidak setangguh versi pro, model ini juga mampu menyajikan kualitas fotografi andal. Hal ini berkat adanya kamera utama beresolusi 48 MP dengan bukaan super lebar f/1.6, serta telah didukung fitur phase detection autofocus (PDAF) dan bahkan optical image stabilizaton (OIS).
Fitur OIS sendiri sangatlah penting dalam menjaga kualitas foto dan video tetap stabil selama pengambilan gambar. Ini juga merupakan salah satu fitur wajib smartphone flagship. Tak hanya itu, Vivo X5 juga memiliki tiga kamera lainnya. Mulai dari lensa tele atau zoom, ultrawide hingga lensa khusus foto makro.
5. Lensa Telephoto
Salah satu lensa yang terilang istimewa bagi smartphone kelas menengah adalah kamera telephoto. Ini adalah salah satu dari keempat lensa yang dimiliki oleh Vivo X50. Dengan lensa tele 13 MP setara 50 milimeter (mm) yang juga didukung PDAF, X50 memungkinkan menjepret foto dua kali pembesaran tanpa penurunan kualitas sama sekali.6. Desain Premium
Akan tidak seimbang jika smartphone dengan performa dan fitur unggulan, tanpa dibalut desain menawan bermaterial premium. Untungnya, Vivo mengerti akan kebutuhan ini. Dengan memberikan X50 bodi yang dilengkapi bingkai bermaterial alumunium, serta bagian depan dan belakang berlapis kaca yang diberi sentuhan matte elegan. Dengan begitu, menggenggamnya akan terasa bahwa Vivo X50 adalah ponsel premium dan layak dihargai cukup mahal. Pilihan warna Glaze Black dan Frost Blue juga membuatnya memukau untuk dimiliki.
7. Mendukung NFC
Konektivitas merupakan sektor yang tak luput dari perhatian Vivo. Di era digital ini, fitur near field communication (NFC) telah menjadi salah satu kebutuhan penting. Salah satunya yang paling umum, yaitu untuk mendukung kebutuhan pembayaran cashless dan pengecekan saldo uang elektronik.
8. Fast Charging 30W
Tidak perlu khawatir soal sumber daya baterai. Vivo X50 telah dibekali dengan baterai berkapasitas 4.200 mAh yang didukung teknologi Vivo FlashCharge 2.0 berdaya 33 Watt (W). Dengan pengisian daya cepat ini, baterai perangkat bisa terisi sebesar 50% hanya dalam waktu 30 menit saja. Jadi, tak perlu waktu lama untuk membuatnya terisi penuh sebelum kita beraktivitas.Kekurangan Vivo X50
1. Hilangnya Audio Jack 3,5 mm
Smartphone tanpa dilengkapi audio jack 3,5 mm telah menjadi tren baru belakangan ini. Dan masih menjadi perdebatan apakah ini sebuah adalah sebuah kekurangan atau bukan. Akan tetapi, salah satu kerugian kecil akibat dari hilangnya fitur ini adalah penggunaan earphone yang tidak fleksibel. Namun, Vivo menutup celah ini dengan memberi adaptor dalam paket penjualan.
2. Tanpa Slot Memory Card
Satu lagi hal yang menjadi kekurangan dari Vivo X50, yaitu tidak adanya slot untuk kartu memori eksternal. Ini adalah hal yang memang tidak begitu penting jika ponsel telah memiliki penyimpanan internal ratusan gigabyte (GB).
Dengan kapasitas memori bawaan 128 GB, mungkin penggunaan jangka waktu dua tahun atau lebih masih terilang aman. Dengan catatan tidak terlalu banyak meng-install aplikasi berat dan file berukuran besar.
Demikian penjelasan mengenai kelebihan dan kekurangan Vivo X50. Semoga artikel ini bisa membantu dan bermanfaat untuk Anda.

No comments:
Post a Comment